Sabtu, 19 Februari 2011

2/19 12paz.blogspot.com

     
    12paz.blogspot.com    
   
Tantang sriwijaya , al ain Andalkan Elias - Keita
February 19, 2011 at 10:31 AM
 

Al Ain terbilang klub kaya di Asia. Itu sudah mereka buktikan kala bertandang ke Palembang dengan megunakan pesawat pribadi sebagai sarana tranportasi. Namun, sangat disayangkan klub dengan sebutan The Boss itu, hanya membawa dua pemain asing. Tak lain adalah Elias Ribeiro De Oliveira (Brasil) dan Ibrahima Keita (Pantai Gading).
"Kami membawa 23 pemain. Dua di antarnya pemain impor yakni Elias dan Keita," kata pelatih Al Ain Alexandre Gallo saat konfrensi pers di Hotel Aryaduta kemarin, (18/2).
Menurutnya, kedua pemain tersebut punya peranan penting dalam tim. Karena itulah dia menyebut Elias dan Keita adalah pemain andalan. "Musim ini kami hanya memiliki dua pemain asing. Buat kami itu sudah lebih dari cukup karena kualitas mereka sudah jauh diatas rata-rata pemain lokal," lanjut kelahiran 29 Mei 1967 itu.
Ditambahkan dia meski sama-sama berposisi pemain tengah Elias dan Keita punya peranan berbeda. Elias lebih menyerang sedangkan Keita cendrung kuat dalam bertahan. Karena itu kolaborasi keduanya diyakini bisa membuat lini tengah solid dan bakal menyulitkan Sriwijaya FC.
Kedua pemain tersebut juga punya banyak pengalaman. Elias pernah merumput di Sao Paulo (liga Brazil) sedangkan Keita sudah lima musim bergabung dengan Al Qadisiya (Liga Kuwait) sebelum bergabung The Boss tahun lalu. "Makanya Elias kami percaya jadi kapten. Harapan kami dia (Elias, red) mampu memompo semangat rekan-rekannya," tambah dia.
"Meskipun demikian pemain lokal kami juga tidak kalah kelas. Ada tiga pemain Omar Abdulrahman Ahmed, Ali Ahmed Ali Mohamed dan Fares Juma Hasan Juma," tukas dia. (mg42)
Media Files
1.jpg (JPEG Image)
   
   
Sriwijaya vs al ain : MISSION POSSIBLE
February 19, 2011 at 9:50 AM
 

Sriwijaya FC (SFC) berpeluang menjadi wakil kedua Indonesia di fase Grup Liga Champions Asia (LCA) 2011.

Asal Laskar Wong Kito bisa menyingkirkan klub kaya asal Uni Emirat Arab (UEA) Al Ain. Laga ini pun bukan misi yang tak mungkin. Pertarungan SFC kontra Al Ain merupakan partai final play-off LCA untuk Wilayah Timur. Pemenang laga di Stadion Gelora Sriwijaya (SGS) Jakabaring ini ditunggu tiga klub di Grup F LCA 2011. Tiga klub itu adalah juara J-League atau Liga Jepang Nagoya Grampus, klub peringkat 4 China Super League (CSL) 2010 Hangzho Greentown, dan FC Seoul. Klub terakhir merupakan tim yang musim 2010 sukses jadi juara K-League (Liga Korea Selatan) dan Piala Korea Selatan.

Tentu, gengsi pertarungan ini tinggi mengingat status laga adalah partai hidupmati. SFC sebagai tuan rumah tentu tak ingin melepas peluang besar ini. Empat kemenangan di Jakabaring sebelum menjamu Al Ain dijadikan Pelatih Ivan Kolev sebagai pembangkit semangat. Selain tiga kemenangan di Indonesia Super League (ISL), Sabtu (12/2), SFC melewati laga pertama play-off LCA 2011. Laskar Wong Kito memulangkan Muangthong United yang berstatus juara Liga Primer Thailand dengan tangan hampa lewat drama adu penalti. Kini, peluang di depan mata Ponaryo Astaman dkk tentu tak ingin disia-siakan mereka. Apalagi, masalah kelelahan dan badai cedera yang menyertai tuan rumah juga dialami Al Ain.

Pasukan tamu yang berjuluk The Boss, yang juga main di UEA League, itu mendapatkan hasil tak bagus. Dari 13 kali main, Al Ain kalah enam kali dengan torehan hasil positif hanya menang dua kali plus lima imbang. Bahkan, awal pekan lalu Al Ain kalah di kandang dari Al Nasr pada lanjutan kompetisi domestik. Melihat keadaan kedua klub yang hampir sama, SFC wajib optimistis untuk menyerbu tamunya demi gol kemenangan. Kolev memang tetap harus memutar otak karena pemain utamanya banyak yang bermasalah dengan kebugaran. "Setelah pertandingan melawan Persijap, kami langsung fokus mempersiapkan diri menghadapi Al Ain.

Kami tahu mereka di liga lokal terpuruk di dasar klasemen, tapi ini ajang berbeda. Di LCA, mereka pasti punya motivasi beda," kata Kolev. Pelatih asal Bulgaria ini juga mengaku baru kemarin malam mencari info mengenai Al Ain melalui internet. Selain itu, sang arsitek juga dapat masukan dari teman-temannya sesama pelatih yang bekerja di UEA. Dari sana, Kolev mengaku sudah mengantongi kelemahan Al Ain. Mengenai ucapan Kolev soal kewaspadaan dan agar anak asuhnya 100% fokus sepanjang waktu pada laga ini, hal tersebut langsung didukung Keith 'Kayamba' Gumbs. Striker asing Laskar Wong Kito ini mengakui pemain SFC siap tempur meski sejumlah masalah masih menyertai.

"Kalau saya, bermain berapa menit pun siap kerja keras dan berusaha memenangkan laga ini. Tapi, untuk pemain lain, saya percaya tak akan menyiakan-nyiakan peluang besar ini. Kami siap kerja keras demi tiket lolos dari babak ini," sebut pemain berusia 37 tahun berpaspor St Kitt Nevis itu. Dari Al Ain, Pelatih Alexandre Gallo menjelaskan, SFC merupakan salah satu tim kuat di Indonesia. Pria asal Brasil ini menilai Laskar Wong Kito sangat baik dan cepat dalam menyerang maupun bertahan. Dia juga telah melihat rekaman pertandingan SFC saat mengalahkan Muangthong. "Setelah melihat rekaman pertandingan saat SFC mengalahkan Muangthong, saya melihat para pemain klub ini bermain cepat dengan strategi bagus.

Para pemain SFC juga selalu mengisi ruang kosong yang ditinggalkan pemain saat menyerang," tutur Gallo. Selain itu, Gallo, yang pernah melatih klub J-League FC Tokyo, juga memuji penampilan Kayamba. Menurut dia, stamina pemain veteran ini sangat baik meski usianya tidak muda lagi. Pujian serupa terlontar kepada kiper SFC Ferry Rotinsulu yang dinilai sangat tangguh menjaga gawangnya. ■estu santoso
Media Files
1.jpg (JPEG Image)
   
   
Hari ini, Pengumuman Calon Ketum PSSI
February 19, 2011 at 9:28 AM
 

Hari ini, Sabtu (19/2/2011), PSSI secara resmi akan mengumumkan nama-nama yang bakal bertarung di Kongres PSSI, 26 Maret mendatang. Mulai dari pertarungan untuk posisi Ketua Umum, Wakil Ketua Umum, dan Komite Eksekutif (Exco). Yang paling bergengsi tentu saja perebutan kursi Ketua Umum.

Saat ini ada empat nama yang menjadi bakal calon, yakni Nurdin Halid, Nirwan D Bakrie, George Toisutta, dan Arifin Ponigoro. Berhasil atau tidaknya mereka maju ke kongres akan ditentukan oleh Komite Pemilihan, di mana komite ini berpegangan pada statuta FIFA dan PSSI.

Masalah timbul karena banyak penafsiran berbeda dari pasal-pasal statuta. Yang jelas, Komite Pemilihan atau tim verifikasi diharapkan dapat bersikap fair dan tak memelintir pasal-pasal di statuta tersebut. "Tentu yang kita harapkan agar tim verifikasi bersikap adil, supaya apa yang diumumkan tidak menyimpang dari apa yang diharapkan masyarakat Indonesia," tandas Saleh Muhkadar, salah satu pendukung Toisutta dan Arifin.

Untuk posisi Waketum, ada enam nama yang menjadi bakal calon, yakni Nirwan D Bakrie, Arifin Panigoro, Nurdin Halid, Bob Hippy, Sukawi Sutarip, dan Ibnu Munzir. Posisi ini juga menentukan karena akan menjadi tandem Ketum dalam masa bakti periode hingga 2015 mendatang.

Sementara untuk Exco, ada 29 nama yang saat ini menjadi bakal calon. Ke-29 nama ini terdiri dari komite pejabat incumbent, pengurus PSSI, serta beberapa muka baru. Sesuai dengan pasal 35 Statuta PSSI, jabatan Komite Eksekutif ini dihuni oleh 11 orang yang terdiri atas ketua umum, wakil ketua umum, dan 9 anggota. Semua nama di atas tentu saat ini sedang harap-harap cemas, apakah nama mereka berhasil lolos atau tidak ke kongres.

Mengenai hal ini, juru bicara Komite Pemilihan, Gusti Randa, Jumat (18/2/2011), mengatakan, "Tunggu saja, pokoknya bakal ada kejutan".

Berikut bakal calon anggota Exco PSSI: Iwan Budianto, M Zein, Sihar Sitorus, Mafirion, Dodi Reza Alex Nurdin, Tri Goestoro, Nugraha Besoes, Sukawi Sutarip, Achnasul Qasasi, Ashar Suryobroto, Ferry Paulus, Harbiansyah Hanafiah, Subardi, Syahrial Damopoli, Ibnu Munzir, Andi Darussalam Tabusalla, IGK Manila, Toto Sudibyo, Hinca IP Pandjaitan, Benhard Limbong, Sumaryoto Padmodiningrat, Togar Manahan Nero, Zainuddin Hamid, TM Nurlif, Adnan Dambea, Tuty Dau, Djohar Arifin Husin, Dali Tahir, dan Haruna Soemitro.

Media Files
1.jpg (JPEG Image)
   
   
Pemain Naturalisasi Timnas Dimainkan pada Leg Kedua
February 19, 2011 at 8:13 AM
 

Badan Tim Nasional (BTN) berharap proses naturalisasi terhadap tiga pemain asing selesai paling lambat 1 Maret 2011. Pasalnya, BTN harus segera mendaftarkan ketiganya sebagai pemain pada leg kedua lawan Turkmenistan, 9 Maret 2011.

Menurut Deputi Bidang Teknik BTN, Iman Arif, pihaknya telah menyetor dua nama kepada Menteri Pemuda dan Olahraga. Keduanya adalah pemain asal Belanda Ruben Wuarbanaran dan Diego Micheils.

Namun belakangan, BTN menambah satu nama lagi, yakni Joey Suk. Pemain asal Belanda itu menjadi pemain impor terakhir yang akan dinaturalisasi BTN untuk memperkuat timnas U-23.

"Sejauh ini tanggapan dari pihak Menpora cukup baik. Saya sih berharap, proses administrasi ketiganya bisa selesai pada 1 Maret," kata Iman kepada wartawan di Plaza FX, Senayan, Jumat, 18 Maret 2011.

"Prosesnya memang harus cepat karena pendaftaran pemain baru untuk leg kedua paling lambat sepekan sebelum pertandingan," ujar Iman.

Dari ketiga pemain tersebut, hanya Joey Suk yang belum pernah ke Indonesia. Sedangkan Ruben dan Diego sudah pernah ikut dalam pemusatan latihan yang dipimpin oleh pelatih Alfred Riedl.

Ruben bahkan masih bergabung di pemusatan latihan setelah sebelumnya sempat kembali ke Belanda. Sayang, hingga saat ini Ruben masih cedera dan belum bisa ikut latihan bersama pemain timnas lainnya.

Pada leg pertama, Timnas akan menjamu Turkmenistan di Palembang, 23 Februari 2011. Sedangkan leg kedua akan digelar di kandang lawan pada 9 Maret 2011.

Selain menaturalisasi pemain U-23, BTN juga akan menaturalisasi beberapa pemain senior. Pemain-pemain ini diplot untuk tampil pada kualifikasi Piala Dunia 2014.
Media Files
1.jpg (JPEG Image)
   
   
Al Ain Mengaku Tak Mudah Hadapi Sriwijaya
February 18, 2011 at 9:36 PM
 

Pelatih Al Ain Alexandre Gallo mengatakan, tim besutannya bakal menghadapi kesulitan saat menghadapi Sriwijaya FC dalam pertandingan final play-off Grup Timur Liga Champions Asia [LCA] di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Sabtu [19/2].

Menurut Gallo, ia menyadari pertandingan di LCA tidak akan berjalan mudah. Karena itu, Gallo telah mengirim tim pemantau untuk melihat permainan calon lawan dan kondisi di Palembang.

"Liga Champions Asia adalah kompetisi yang besar. Kami telah melakukan segalanya untuk menyiapkan tim ini. Tapi yang pasti ini akan tidak mudah," ujar Gallo dilansir laman thenational.ae.

"Seorang staf kami sudah melihat pertandingan mereka [melawan Muang Thong United], dan mereka sangat cepat. Cuaca di sana juga sangat panas dan lembab, serta punya pendukung yang banyak. Kami perkirakan tidak akan mudah."

Gallo berharap bisa memetik kemenangan di kandang Sriwijaya FC untuk dijadikan titik balik kebangkitan klub Uni Emirat Arab tersebut yang terpuruk di kompetisi domestik pada musim ini.

Juru taktik asal Brasil ini tetap akan mengandalkan permainan operan pendek dan cepat untuk membongkar pertahanan lawan. Gallo ingin mengubah gaya permainan Al Ain yang selama ini kerap menggunakan skema operan jauh.

"Kami akan terus bekerja, bekerja, bekerja agar bisa keluar dari situasi buruk yang kami alami saat ini," kata Gallo.

Pada pertandingan nanti, Al Ain tidak bisa menurunkan gelandang timnas Uni Emirat Arab sekaligus motor permainan tim, Omar Abdulrahman, dan gelandang Rami Yaslam yang mengalami cedera.
Media Files
1.jpg (JPEG Image)
   
   
Rumah Adik Nurdin Halid Dibobol Maling
February 18, 2011 at 9:03 PM
 

Rumah Rahman Halid, adik kandung ketua umum PSSI Nurdin Halid dibobol maling, Jumat (18/2/2011) siang tadi. Pencuri hanya berhasil membawa kabur satu unit laptop merek Toshiba.

Keterangan yang berhasil dihimpun, pencuri di rumah Rahman Halid di Jalan Mappala Nomor 12 Makassar, berhasil masuk ke dalam rumah berlantai dua dengan cara membobol jendela rumah.

Saat itu, pencuri masuk, rumah dalam kondisi ditinggal penghuninya, Rahman yang juga politisi Hanura ini sedang berada di Jakarta. Isterinya, Rahmawati juga sedang keluar.

Rahmawati menuturkan, ia kembali ke rumah dan menemukan jendela rumah sudah dirusak, masuk ke dalam rumah, pintu kamar miliknya juga dirusaki. Ia memperkirakan tiba di rumah sekitar pukul 12.30 Wita, sehabis melayat di rumah keluarganya.

"Untung saja yang hilang cuma laptop, mungkin dia (pencuri) baru beraksi tapi kabur setelah mendengar kami sudah pulang," terang Rahmawati.

Sementara itu, Tim identifikasi dari Polrestabes Makassar bersama anggota Polsekta Rappocini yang tiba dilokasi tak berselang lama setelah kejadian, melakukan olah tempat kejadian, menemukan sidik jari dan beberapa jejak lainnya.

Kapolsekta Rappocini AKP Haryadi atas kejadian itu mengimbau kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, selama pekan ini sudah dua kejadian yang sama.

Pada Rabu (16/2/2011) kemarin sebuah rumah di BTN Minasa Upa dibobol maling, uang senilai dua juta rupiah, 290 gram emas, empat unit handphone raib digondol perampok. Total kerugian pemiliknya sebanyak Rp150 juta.

Pagi tadi, bendahara Universitas Negeri Makassar (UNM), Naiyah dijambret setelah keluar dari bank Mandiri dan hendak menuju kampus Fakultas Ilmu Keolahragaan di Jalan Banta-bantaeng, Makassar. Uang Rp80 juta yang ditaruh dalam tas berhasil diambil penjambret. [mah]
Media Files
1.jpg (JPEG Image)
   
   
Komisi Disiplin PSSI Bekukan Lisensi Enam Pelatih di LPI
February 18, 2011 at 8:36 PM
 

Komisi Disiplin PSSI mencabut dan membekukan lisensi enam pelatih yang bergabung dalam kompetisi Liga Primer Indonesia. Ketua Komdis PSSI Hinca Pandjaitan seperti dikutip dari situs resmi PSSI, Jumat, mengatakan bahwa mereka adalah pelatih Nandar Iskandar, Budiman Yunus, Aji Santoso, Ibnu Graham, Bambang Nurdiansyah, dan Nur Alim.

"Komdis menuntaskan tugasnya menegakkan kedaulatan sepak bola atas upaya pihak-pihak tertentu yang menyelenggarakan kompetisi sepak bola tanpa mematuhi aturan FIFA. Semua pihak yang terlibat dihukum karena melakukan tingkah-laku buruk terhadap PSSI dan FIFA," katnaya.

Enam pelatih ini termasuk dari 53 pelanggar terkait kedisiplinan dan Statuta PSSI. Sebanyak 26 di antara mereka adalah jajaran perangkat pertandingan, baik pengawas pertandingan (PP), wasit dan asisten wasit. Kemudian, 20 lainnya adalah pemain asing dan enam pelatih.

Menurut Hinca Pandjaitan, keputusan Komdis kali ini menjadi berbeda dari yang biasa karena kali ini FIFA memerintahkan PSSI untuk menjatuhkan sanksi. "Apa yang dilakukan Komdis PSSI adalah untuk menjaga kedaulatan FIFA sebagai pemilik tunggal sepak bola," kata Hinca Pandjaitan yang mengisyaratkan ada surat FIFA pada 11 Januari lalu yang ditandatangani oleh Sekjen FIFA Jerome Valcke.

Surat dari Jerome Valcke antara lain menekankan pentingnya PSSI melakukan tindakan-tindakan terhadap komponen sepak bola yang terlibat dalam LPI, setidaknya hingga awal Maret 2011. Masalah ini juga akan dibawa pada Sidang Komite "Emergency" FIFA, awal Maret di Zurich.
Media Files
lpi.jpg (JPEG Image)
   
   
Kapten Filipina Jadi Incaran Klub Indonesia
February 18, 2011 at 6:07 PM
 

Satu lagi pemain Filipina menjadi incaran klub Indonesia. Meskipun tak disebutkan secara terbuka klub yang menjadi peminat, ada laporan dari Filipina yang menyebutkan bahwa kapten tim nasional negara tersebut, Alexander "Aly" Borromeo, sudah mendapat tawaran untuk bergabung. Akan tetapi, Borromeo masih mempelajari dan mempertimbangkan hal tersebut.

Menurut rencana, pekan depan Borromeo mengunjungi Indonesia. Dia akan datang dan melihat secara langsung kondisi tim yang meminang dia.

"Pengalaman akan datang bersama itu. Itu adalah alasan utama. Saya harus banyak mendapatkan penjelasan di sana dan mungkin bisa banyak membantu tim nasional," ujar pemain yang menempati posisi bek tersebut mengenai kesempatan bergabung dengan sebuah klub profesional di luar negeri.

Saat ini Borromeo, yang masuk skuad "The Azkals" sejak 2004, bermain di klub domestik. Dia memperkuat Kaya Futbol Club, yang tergabung dalam asosiasi sepak bola Filipina.

Dengan demikian, Borromeo menjadi orang ketiga yang dilirik klub Tanah Air. Januari lalu, dua rekannya di tim nasional yang juga saudara kandung, Phil dan James Younghusband, dilirik klub Liga Primer Indonesia, Jakarta 1928 FC. Sayang, dua pemain tersebut menolak meskipun ada laporan mereka hampir dikontrak.

Media Files
1.jpg (JPEG Image)
   
   
Akhir 2011 , Stadion Lebak Bulus Rata Dengan Tanah
February 18, 2011 at 1:31 PM
 

Perluasan stasiun pusat dan depo mass rapid transit (MRT) Lebakbulus yang menggusur Stadion Lebak Bulus sudah dipastikan. Sebagai pengganti stadion, Pemprov DKI mengkaji tiga lokasi. Yaitu, dua lokasi di persimpangan Jalan TB Simatupang dan satu lokasi di Jalan Ampera. Direncanakan, pada akhir tahun stadion tersebut akan dibongkar sehingga pada 2012 pembangunan depo MRT sudah bisa dimulai.

Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) DKI Jakarta, Ratiyono, mengatakan, pihaknya mendukung pembangunan MRT sebagai salah satu transportasi masal yang dapat mengurai kemacetan di DKI Jakarta. Karena itu, Disorda DKI segera akan mencari dan menentukan lokasi pengganti stadion Lebakbulus.

"Pastinya stadion Lebakbulus akan diganti dengan stadion yang baru di wilayah Jakarta Selatan. Saat ini kita sedang mengkaji beberapa lolasi yang lebih luas dari Lebakbulus. Pastinya fasilitas sepakbola, kolam renang dan squash akan ada di stadion yang baru tersebut," kata Ratiyono di Balaikota DKI, Jakarta, Kamis (17/2).

Menurutnya, target penggusuran lahan Stadion Lebak Bulus akan dilaksanakan pada akhir 2011 seiring dengan telah ditentukannya lahan baru. Sedangkan untuk pembebasan lahan akan dilakukan pada tahun 2012 dengan menggunakan anggaran APBD tahun terkait. Stadion baru yang luasnya lebih dari 4,4 hektar itu mulai dibangun pada tahun 2013.

"Pembangunan stadion yang baru membutuhkan waktu dua tahun. Saat ini kita pelajari ada tiga lokasi. Kita akan pilih yang terbaik. Minimal luasnya sama dengan Lebakbulus atau lebih baik lebih luas lagi. Pastinya pengganti stadion akan jauh lebih baik dan modern," ujarnya.

Terkait fasilitas kolam renang yang baru direnovasi dan diserahterimakan pada Maret 2011, Disorda DKI mengalokasikan anggaran untuk memperbaiki kolam renang di APBD 2011 sebanyak Rp 10 miliar yang merupakan kelanjutan program tahun 2008. Selain itu juga telah memperbaiki tribun penonton di Stadion Lebak Bulus yang menghabiskan dana Rp 2 miliar yang merupakan program 2009.

Menurutnya, perbaikan yang dilakukan tidak akan sia-sia. Pasalnya, sebelum bangunan stadion diratakan, seluruh fasilitas di stadion tersebut akan dioptimalkan penggunaannya. "Sampai titik terakhir pembongkaran, seluruh fasilitas, termasuk yang baru direnovasi, akan kami gunakan seoptimal mungkin," paparnya.

Terkait, pasal 67 ayat 7 Undang-Undang No 3 Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional yang menyatakan pengalihfungsian atau peniadaan prasarana olahraga tanpa rekomendasi menteri dan tanpa izin atau persetujuan dari pihak yang berwenang tidak diperbolehkan, Ratiyono menegaskan pihaknya telah mengirimkan surat pemberitahuan kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

"Kita sudah memberitahukan kepada Kemenpora, bahwa aset DKI Stadion Lebakbulus akan kita alihfungsikan. Prinsipnya DKI tidak akan menelantarkan atau mengabaikan begitu saja. Kita akan mencari lokasi penggantinya. Mudah-mudahan mereka paham," tuturnya.

Sementara itu, Asisten Kesejahteraan Masyarakat DKI, Mara Oloan Siregar menyatakan paparan DKI terkait pemindahan stadion Lebak Bulus Jakarta Selatan akan dilaksanakan Selasa atau Rabu pekan depan dihadapan Kemenpora. "Kami telah mengajukan jadwal paparan ke Kemenpora pada hari Selasa atau Rabu pekan depan. Kita tunggu saja kabar dari Kemenpora, karena mereka yang menetapkan jadwal pertemuannya," kata Oloan.

Paparan tersebut, lanjutnya, akan menitikberatkan pentingnya lokasi Stadion Lebak Bulus terhadap pembangunan MRT. Hal lain yang tercatum dalam paparan tersebut adalah pentingnya peran MRT dalam mengatasi kemacetan ibukota. Selain itu, dalam paparan juga menyertakan serta berbagai lokasi yang menjadi alternatif pengganti dari Stadion Lebak Bulus. (pes/aak)
Media Files
isl.jpg (JPEG Image)
   
   
Al-Ain Datang Gunakan Pesawat Pribadi
February 18, 2011 at 1:26 PM
 

Al-Ain tiba di Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Jumat (18/2/2011) dini hari. Tim akan menggunakan pesawat pribadi.

Tim berjuluk Si Boss itu akan melakoni laga puncak play-off wilayah timur AFC Champions League 2011 melawan tuan rumah Sriwijaya FC di Stadion Gelora Sriwijaya, Jakabaring, Palembang, Sabtu (19/2/2011).

Klub kaya asal Uni Emirat Arab yang dipresideni Putra Mahkota Kesultanan Abu Dhabi, Sheikh Mohammed Bin Zayed Al Nahyan, dijadwalkan tiba di Bandar Udara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang, Jumat dini hari.

"Berdasarkan komunikasi terakhir dengan pihak manajemen Al Ain, mereka tiba di Palembang melalui pesawat khusus yang langsung terbang dari Abu Dhabi menuju ke Palembang, dinihari
," ujar sekretaris PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM), Faisal Mursyid, kepada wartawan di Palembang, Kamis (17/2/2011).

Dijelaskan, Al Ain membawa kontingen 43 orang terdiri dari pemain dan ofisial. Menurut Faisal, skuad Al Ain yang siap tampil di Jakabaring sebanyak 21 pemain.
(hmr)
Media Files
1.jpg (JPEG Image)
   
   
Timnas Berharap Dukungan Publik Palembang
February 18, 2011 at 12:53 PM
 

Timnas Indonesia U-23 akan menghadapi ujian pertama meladeni Turkmenistan di laga Pra Olimpiade 2012 pada 23 Februari 2011 di Stadion Gelora Sriwijaya, Palembang.

Pemilihan venue laga ini memang tidak seperti biasanya dimana Timnas hampir selalu bermain di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta. Pemilihan Palembang sempat menghadirkan pro dan kontra.

Bahkan, pelatih Alfred Riedl disebut-sebut kurang sepakat karena animo penonton lebih bagus di Senayan. Tapi, PSSI bersikukuh menggelarnya di Palembang karena sejak awal sudah mendaftarkankannya ke Konfederasi Sepakbola Asia (AFC).

Menurut Sekjen PSSI, Nugraha Besoes, para pemain timnas diharapkan lebih cepat beradaptasi dengan atmosfer Palembang yang bakal jadi tuan rumah SEA Games pada November 2011. Para pemain sadar ada kekurangan dalam pemilihan venue ini. Termasuk soal dukungan penonton yang tidak sebesar di Jakarta.

"Jumlah penonton memang lebih baik di Jakarta daripada di Palembang," kata winger lincah Oktovianus Maniani seusai latihan di Lapangan C, Senayan, Jumat 18 Februari 2011.

"Tapi, saya harap penonton masih bisa memberi banyak dukungan nanti," tambahnya.

Tentu saja, Okto berharap dukungan penuh dari fans klubnya, Sriwijaya FC yang bermarkas di sana.

Hal serupa juga dinyatakan striker Yongki Aribowo. Pemain yang kemungkinan besar menjadi kapten ini meminta dukungan kepada masyarakat Palembang. "Kami mohon dukungannya," ujar Yongki. (umi)
Media Files
1.jpg (JPEG Image)
   
   
Safee Bantah Khianati Persib
February 18, 2011 at 11:20 AM
 

Penyerang tim nasional Malaysia, Mohd. Safee Bin Mohd. Sali membantah tudingan kalau dirinya telah mengkhianati manajemen Persib Bandung dengan memilih memperkuat Pelita Jaya Karawang pada putaran kedua Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011 mendatang.

"Saya tidak pernah membuat pernyataan memilih Persib Bandung. Saya hanya bilang berminat dengan Persib. Saya pernah melawan Persib bersama Selangor. Persib juga pernah berkunjung ke Selangor," ujar Safee di Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta,.

Ia menambahkan, ketika mengeluarkan pernyataan tertarik dengan Persib, dirinya belum menerima tawaran dari klub mana pun.
Media Files
1.jpeg (JPEG Image)
   
   
Titus Bonai , The Next Boaz Solossa
February 18, 2011 at 10:57 AM
 


Titus Bonai merupakan kandidat kuat pemain di lini depan Timnas Pra Olimpiade. Tibo--panggilan akrabnya--bertekad ingin mengikuti jejak Boaz Solossa dalam mencetak gol.

Kedua pemain ini kebetulan sama-sama merumput di Persipura Jayapura. Sebelum Titus bergabung ke pemusatan latihan, keduanya bahkan menjadi tandem di beberapa pertandingan.

Meski demikian, di kalangan pecinta Persipura, Titus belum lah setenar Boaz. Sampai saat ini, Boaz dengan ketajamannya masih menjadi striker utama 'Mutiara Hitam' di setiap laga.

Titus mengaku sangat mengidolakan Boaz. Baginya top scorer sementara Liga Super Indonesia (ISL) 2010/2011 itu merupakan motivator baginya untuk bermain lebih baik lagi dari hari ke hari.

"Boaz adalah idola saya. Saya sangat senang bisa satu tim bersamanya. Dia banyak memberi masukan bagi saya dalam berkarir di sepakbola," kata Titus usai latihan di Lapangan Timnas, Senayan, Kamis.

Di timnas, Titus pun mencoba menjadi penerus Boaz. Untuk itu, pemain kelahiran berusaha tampil lebih baik dari hari ke hari. Titus juga berusaha tetap produktif meski harus bermain sedikit lebih ditarik ke tengah.

"Biasanya saya bermain di depan. Namun saat uji coba lawan Hongkong, saya ditarik lebih ke tengah. Kedua posisi itu tak ada masalah bagi saya," kata mantan pemain Bontang FC itu.

Titus menjadi pencetak satu dari tiga gol Indonesia ke gawang tuan rumah, Hongkong. Dalam duel ini, Indonesia menang 4-1 dari tuan rumah di mana satu gol tim Merah Putih lainnya lahir dari bunuh diri pemain lawan.

"Saya sangat menikmati ikut dalam pemusatan latihan timnas ini. Banyak yang saya dapatkan dari sini. Saya berharap bisa terus membela timnas dan memberikan yang terbaik bagi bangsa ini," kata Titus.

Titus merupakan pemain jebolan Persipura U-21. Pemain bernama lengkap Titus Jhon Londouw Bonai ini mengawali karirnya di tim senior saat bergabung dengan Bontang FC pada musim 2008. Satu tahun membela Bontang di Liga Djarum, Titus kembali ke Tanah Papua untuk membela Persiram Raja Ampat.

Di pentas Divisi Utama, Titus tampil sebagai top scorer dan membawa timnya hingga babak playoff. Setelah membela Persiram, Titus kembali ke Persipura. (kd)

Biodata

Nama: Titus Bonay
Tempat, tanggal lahir: Jayapura, 4 Maret 1989
Tinggi: 169 cm
Berat: 63 kg
Posisi: Striker
Klub: Persipura

Media Files
1.jpg (JPEG Image)
   
   
Hadapi Cerezo Osaka , Arema Dijamu Konjen RI
February 18, 2011 at 10:50 AM
 

Meski bertanding di luar negeri, bukan berarti Arema akan berjuang sendiri saat menantang Cerezo Osaka pada pertandingan pertama Liga Champions Asia (LCA) 2011 di Osaka Nagai Stadium, Jepang, 2 Maret mendatang.
Tak hanya dukungan Aremania yang bakal hadir di Nagai Stadium, Arema dipastikan juga bakal mendapat dukungan resmi dari pemerintah Republik Indonesia melalui Konsulat Jendral (Konjen) RI yang barada di Kota Osaka.
Konjen RI di Osaka sebagai perwakilan dari Kedutaan Besar RI di Jepang ini rencananya akan mengundang tim Arema dalam sebuah jamuan makan malam. Tepatnya setelah rombongan tim Arema tiba di Osaka.
Manajemen Arema pun telah mendapatkan konfirmasi dari Nishitetsu travel yaitu agen perjalanan tim Arema di Jepang terkait rencana jamuan oleh Konjen RI tersebut. Diperkirakan Senin (28/2) malam, Konjen RI di Osaka akan menerima tim Arema.
''Ya, kita diundang Konjen RI yang ada di Osaka. Mereka sudah menjalin komunikasi dengan agen travel yang ada di Jepang,'' ungkap manajer media officer Arema, Sudarmaji perihal adanya undangan dari Konjen RI tersebut.
''Ini merupakan bentuk penghargaan pemerintah Indonesia kepada Arema yang mewakili Indonesia di ajang LCA nanti. Karena kehadiran Arema juga membawa nama bangsa dan negara. Mereka akan menyambut kedatangan Arema dan memberikan dukungan pada kita,'' lanjutnya.
Menurut mantan wartawan yang dipastikan bakal ikut rombongan tim Arema ke Jepang ini, untuk kepastian jadwal jamuan makan siang atau makan malam dengan Konjen RI itu masih akan disesuaikan dengan jadwal kedatangan tim Arema.
''Undangan itu mungkin dalam bentuk makan siang atau makan malam. Tapi kita masih belum tahu pasti jadwalnya, yang pasti kita akan penuhi undangan tersebut. Kita menyambut baik undangan tersebut, ya sekaligus kita permisi datang ke Osaka,'' jelasnya.
''Kita masih harus menghitung jadwal keberangkatan kita ke Osaka, mungkin sekitar 11 jam perjalananan. Kalau makan siang sepertinya tidak memungkinkan, jadi mungkin bisa makan malam pada hari pertama tiba di Jepang,'' sambung Darmaji.
Agenda pertajalanan tim asuhan Miroslav Janu ini sudah diatur travel dan Konjen RI. Termasuk rencana dukungan Aremania di Nagai Stadium telah dikoordinir oleh Konjen RI setelah berkoordinasi dengan panpel setempat.
''Semua ditata dan diatur mereka, termasuk Konjen RI di Osaka juga membuka pendaftaran suporter Arema di Jepang. Mereka juga sudah menghubungi panpel Cerezo Osaka untuk pendaftaran Aremania,'' terang Darmaji.
Menurut Darmaji dari keterangan Nishitetsu travel bahwa tim Cerezo Osaka menyambut baik kedatangan Aremania. Untuk itu, pengaturan rencana kedatangan Aremania termasuk pembelian tiketnya diserahkan pada Konjen RI di Osaka.
''Khusus tiket untuk Aremania mendaftar melalui Konjen RI akan mendapat diskon sekitar 50 persen dengan menunjukkan visa. Ini merupakan langkah bagus untuk memberi dukungan pada tim Arema,'' katanya.
''Semua yang mengoragnisir adalah dari pihak Konjen. Kita harus memberi apresiasi atas dukungan Konsulat Jendral RI di Osaka ini,'' sebut Darmaji memastikan rombongan tim Arema akan berangkat ke Osaka pada tanggal 27 Februari.
Berdasarkan keterangan dari Konjen RI di Osaka, panpel Cerezo Osaka tak akan membatasi jumlah Aremania yang datang ke Nagai Stadium. Stadion dengan kapasitas 50 ribu penonton itu siap menerima berapa pun jumlah Aremania yang datang.
Jika harga tiket pertandingan Cerezo Osaka normalnya pada hari H seharga 2.500 yen (Rp 2,5 juta) dan sebelum hari H seharga 2000 yen (Rp 2 juta), maka khusus untuk Aremania mendapat harga 1000 yen (Rp 1 juta) untuk dewasa dan 500 yen (Rp 500 ribu) untuk anak-anak. (bua/avi)
Media Files
1.gif (GIF Image)
   
   
Bonus Besar Menanti Sriwijaya Jika Tumpas Al Ain
February 18, 2011 at 10:25 AM
 

Sriwijaya FC akan melakoni laga final play-off Liga Champions Asia kontra klub UEA, AL Ain di Stadion Gelora Sriwijaya Palembang, Sabtu (19/02).

Apabila dalam laga tersebut SFC sukses mengalahkan Al Ain maka bonus besar telah dipersiapkan oleh manajemen klub kebanggaan masyarakat Sumsel tersebut.

Pihak manajemen SFC telah menyiapkan bonus sebesar Rp 300 juta dengan perincian Rp 200 juta sebagai bonus kemenangan dan Rp 100 juta sebagai "hadiah" lolos ke fase grup.

"Bonus diberikan kepada para pemain bila berhasil memenangkan pertandingan melawan Al Ain nanti," ujar Presiden SFC, Doddy Reza Alex Noerdin, Kamis (17/02).

Apabila lolos dari hadangan Al Ain maka SFC akan bergabung di grup F bersama Nagoya Grampus (Jepang), FC Seoul (Korea Selatan) dan Hangzhou Greentown (China)

Media Files
1.jpg (JPEG Image)
   
   
Sriwijaya vs Al Ain : KOLEV CARI SOLUSI
February 18, 2011 at 10:17 AM
 

Perjuangan Sriwijaya FC (SFC) menembus fase Grup Liga Champions Asia (LCA) tinggal selangkah. Tapi, langkah terakhir klub berjuluk Laskar Wong Kitotidak ringan pada final play-off, besok.

Persoalan SFC saat menjamu Al Ain asal Uni Emirat Arab (UEA) di Stadion Gelora Sriwijaya (SGS) Jakabaring, Palembang, masih sama dengan yang sebelumnya. Masalah itu adalah badai cedera dan kelelahan. Pelatih SFC Ivan Venkov Kolev pun pusing tujuh keliling. Kebugaran pemainnya memang masih jauh dari kata pulih, terlebih cedera sejumlah pilar utama timnya tak kunjung reda.

Saat persoalan pemain mendera tim ini, Kolev berusaha tetap tenang. Arsitek asal Bulgaria ini pun tak pesimistis. Kolev siap memaksimalkan Ponaryo Astaman dkk dengan sejumlah solusi yang diciptakannya demi laga penuh gengsi ini. Tren positif pada performa Laskar Wong Kito dalam beberapa pertandingan terakhir jadi modal Kolev. Apalagi, selain sukses mengalahkan Persijap Jepara di kompetisi domestik, dua hari lalu.

SFC juga sebelumnya memetik hasil manis. Hasil positif itu kala Ponaryo dkk mengalahkan klub elite Thailand Muangthong United di play-off pertama LCA pada Sabtu (12/2). Berbekal modal pemain compang-camping dengan persoalan sama, SFC memulangkan Muangthong melalui laga dramatis adu penalti. Menuju laga kontra Al Ain, kemampuan Kolev dalam memaksimalkan tenaga pemain pelapis pun dibutuhkan lagi.

Tujuannya agar absennya Firman Utina, M Ridwan, Oktovianus Maniani, plus rentannya kondisi Claudiano Alves dos Santos, Arif Suyono, dan Budi Sudarsono tidak terlalu memengaruhi kekuatan SFC. "Banyak pemain inti yang secara bergantian mengalami cedera dan kelelahan. Keadaan ini membuat saya harus bisa memaksimalkan para pemain pengganti.

Kami pun harus kembali melatih beberapa pola serangan dan skema yang lain, sesuai karakteristik pemain," kata Kolev. Mantan arsitek tim nasional Indonesia ini mengakui salah satu faktor yang fokus dikerjakan adalah mengangkat mental tarung amunisi muda SFC. Apalagi, rata-rata pemain cadangan SFC seperti Ade Suhendra, Rendy Siregar, Mahadirga Lasut, dan Bobby Satria masih minim pengalaman internasional.

"Untuk itu saya selalu menekankan kepada pemain jika pertandingan play-off ini berbeda dengan Indonesia Super League (ISL). Sebab, ajang ini merupakan kompetisi tertinggi di kawasan Asia dan tidak semua orang memiliki kesempatan itu. Jadi, saya tegaskan bahwa mereka tak boleh menyianyiakan kesempatan ini," cetusnya. Kolev juga mengatakan SFC beruntung memiliki pemain seperti Ponaryo dan Mahyadi Panggabean.

Meski tidak muda lagi, pengalaman mereka dapat dimaksimalkan di lapangan sebagai penyeimbang. Kolev, yang terus memotivasi dan meningkatkan semangat bertarung pasukannya, diharapkan mencapai hasil maksimal. Sebab, kondisi Al Ain sebenarnya tak jauh berbeda dengan Laskar Wong Kito. Klub yang berdiri sejak 1968 itu baru saja gagal mendatangkan Jeremie Aliadiere, mantan striker Arsenal dan Middlesbrough asal Prancis.

Pemain itu gagal lolos tes medis. "Lini depan kami memang bermasalah," kata Pelatih Al Ain Alexander Gallo, dikutip situs resmi AFC. Selain itu, Gallo juga menyebut laga di Jakabaring sebagai misi sulit. Apalagi, sebelum ke Palembang, performa anak asuhnya dalam grafik menurun. Soal kedatangan Al Ain, rombongan klub yang sembilan kali juara UEA League itu tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang tadi malam sekitar pukul 20.00 WIB. Mereka menggunakan pesawat jet pribadi milik Presiden Al Ain Mohammed bin Zahed al Nahyan.
Media Files
1.jpeg (JPEG Image)
   
   
LPI Rugikan Negara Rp 432 juta
February 18, 2011 at 10:10 AM
 

Negara diperkirakan menderita kerugian sekitar Rp432 juta. Semua itu merupakan hitungan terkait status pemain asing Liga Primer Indonesia (LPI) yang bermain tanpa kartu izin tinggal sementara (Kitas).

Penggunaan pemain dan pelatih asing beberapa klub LPI terus mendatangkan dilema karena mereka belum memiliki Kitas. Jumlah pemain impor yang merumput bersama 19 klub LPI berjumlah 60 orang. Beberapa amunisi impor di antaranya gelandang Bandung FC Lee Hendrie yang sebelumnya berkostum Aston Villa. Jakarta 1928 FC juga sudah mengontrak Imanuel de Poras.

Dari total pemain asing yang tinggal tanpa Kitas tersebut, negara diperkirakan menelan kerugian sekitar Rp432 juta. Berdasarkan UU Nomor 20 Tahun 1997, setiap penggunaan tenaga kerja asing (TKA) harus membayar dana kompensasi sebesar USD100 atau Rp900.000 per bulan (USD1=Rp9.000). Artinya, setiap bulan ada pemasukan negara yang hilang Rp54 juta. Jumlah tersebut membengkak lantaran mereka sudah berada di Indonesia sekitar delapan bulan, mulai persiapan sampai laga Februari.

Kasubdit Analisa dan Perizinan Tenaga Kerja Asing Sektor Industri Ditjen Binapenta Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Edi Purnomo mengatakan, problem administrasi pemain asing LPI memberikan kerugian yang tidak sedikit. "Kerugian dari pemain asing yang tidak memiliki Kitas cukup banyak. Biasanya permintaan Kitas diajukan oleh PSSI. Untuk LPI, pengajuannya dari Menpora atau BOPI.

Tapi, mereka belum juga mengajukan permintaan Kitas," ungkap Edi, kemarin. Terbentur problem perizinan tersebut, PSSI sudah mengisyaratkan akan meminta pendeportasian pemain asing yang merumput di LPI. PSSI juga mengklaim sudah mendapatkan dukungan penuh dari FIFA. Tekanan untuk membubarkan LPI oleh PSSI juga terus berlanjut. Anggota Komisi X DPR RI Dedi Gumelar menyatakan, idealnya LPI dibubarkan.

"LPI sudah seharusnya dibubarkan. Sebab, masalah yang ditimbulkan melebar. Status administrasi pemain asing tersebut cukup fatal. Konsorsium LPI sudah seharusnya bekerja sama dengan PSSI," katanya. Sementara itu, Ketua Harian BOPI Haryo Yuniarto mengatakan, pengajuan dokumen tinggal pemain asing LPI sudah diserahkan pada Jumat (11/2). Harapannya, dalam waktu dekat, Kitas 60 pemain dan pelatih asing tersebut sudah keluar.

"Kami sebenarnya sudah mengajukan dokumen mereka ke Kemenakertrans pada Jumat kemarin. Tapi, bisa jadi belum sampai ke tangan Pak Edi, karena Jumat itu hari pendek. Kami yakin secepatnya pemain asing LPI tersebut sudah memiliki Kitas. Semua beban administrasi juga akan diselesaikan," tandas Haryo.
Media Files
1.jpeg (JPEG Image)
   
     
 
This email was sent to autoblogbaraip@gmail.com.
Delivered by Feed My Inbox
PO Box 682532 Franklin, TN 37068
Create Account
Unsubscribe Here Feed My Inbox
 
     

Tidak ada komentar:

Posting Komentar